Ceritanya Puasa di Malang.

Puasa pertama di Malang itu banyak warnanya, sementara masih menyesuaikan selera makan dengan cita rasa di Malang, ehh puasa datang. Sungguh sebuah keajaiban rasanya, Alhamdulillah tak lagi merasakan masakan warung nasi yang kelihatannya lezat tapi pas dirasa ehh malah hambar.😐

Yang unik adalah setelah dua Malam tarawih di Masjid A.R Fahrudin, UMM Malang aku nemuin bahwa banyak orang Mandailing yang kuliah di Kampus ini, wah wah.

Selesai tarawih tadi orang di sebelahku bertanya pada temannya “mangan aha do kita dongan?” Si temannya melirik sejenak, kemudian berkata “ma butong au! ”

Ok fix, bayo yang 1 ini sudah kekenyangan, butong jinak (Kenyan sekenyangnya-pen).

Malang, 2 Ramadhan 1435 H.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s