Sebulan Sudah ya Pa..

_MG_6150 - Copy

Sudah sebulan ya Pa..

Sudah sebulan Anak mu ini melewati saat-saat terberat dalam hidup, yang paling berat hingga saat ini. Hingga ketika masa itu tiba sebulan yang lalu, orang bilang kita tidak akan terlalu menghiraukan rasa kehilangan orang lain sebelum kita mengalaminya sendiri. Ahh.. sering Andi abai akan hal itu hingga tiba masanya Andi mengalaminya sendiri.

Apa kabar Papa di sana? sudahkah bertemu kedua Oppung Suhut? sudahkah bertemu Oppung Nini? Sudahkah Papa bertemu Oppung Dole? Sudahkah Papa bertemu Tulang dan Nantulang Tobang? Sudahkah Papa bertemu Abang-abang Papa yang sudah lebih dulu berangkat? Sudahkah Papa bertemu dengan Beliau yang selalu kita doakan? Ahhhh… betapa nikmatnya jika Papa sudah berkumpul dengan mereka semua di dalam lingkungan yang dijanjikan ALLAH SWT terhadap orang-orang yang Soleh.

Orang-orang bilang Papa berpulang dalam keadaan Khusnul Khotimah, Andi yakin itu benar. Betapa mudahnya mengurus segala Fardu Kifayah Papa, betapa Orang-orang yang Papa kenal semua datang memenuhi Masjid Al Ikhlas itu, Jamaahnya penuh Pa, Orang bilang 40 orang saja yang menyolatkan Jenazah maka Jenazah itu akan terbebas dari siksa kubur. Ahh semoga Papa mendapatkan semua yang ALLAH SWT janjikan terhadap hambaNya yang Khusnul Khotimah ya Pa. Aaammiinn.

Andi sekarang sudah berada di Malang, kota sejuk yang mungkin dalam bayangan Papa tidak akan pernah berharap untuk datang kesini. Begitulah, Cerita kita tentang menjelajahi luasnya negeri ini sepertinya sudah mulai berjalan Pa, Pulau Jawa ini hampir sebagian besar sudah Andi datangi, dan akan menyusul sebagian kecil lagi. Papa ingat kan waktu dulu Andi selalu cerita, tidak akan pernah wisata keluar negeri sebelum seluruh negeri ini Andi datangi? Ahh, pasti ingatlah.😀

Sudah sebulan ya Pa? Maaf jika Anakmu ini kadangkala alpa dalam mengirimkan doa untuk mu Pa, Andi usahakan lebih rajin untuk itu.

Sudah sebulan ya Pa? semoga Engkau berada di antara orang-orang yang soleh, dan semoga kami semua tetap dalam keadaan ikhlas.

Sudah sebulan ya Pa..

Soe Hok Gie dalam kutipannya yang paling Andi ingat berujar seperti ini Pa :

“Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan. Yang kedua adalah dilahirkan tapi mati muda. Dan yang tersial adalah yang berumur tua. Berbahagialah mereka yang mati muda.”

Dan Engkau akan tetap muda dalam pikiran dan hati kami Pa.

Berikan tempat yang terbaik untuk Papa ku dan seluruh keluarga kami yang telah berpulang lebih dulu ya Allah.. aammiiinn,,

Semoga Engkau tetap tersenyum melihat kami mewujudkan cita-cita Kita semua Pa..

Senyum yang tetap mengembang bahkan hingga saat terakhir mu Pa..

 

Al-Fatihah.

 

Malang, 17 Juni 2014.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s