Tukang Parkir

Berpakaian lusuh, rompi warna hijau stabilo dengan warna yg pudar. Bapak itu menawarkan Ku untuk sejenak beristirahat di Masjid itu, hingga Hujan reda, sore itu selepas sholat Ashar, memang Hujan turun sederas-derasnya, aku yang kebetulan singgah karena sudah masuk waktu Ashar pun akhirnya beristirahat di Masjid.

Hujan di luar semakin deras, aku lihat bapak tadi sudah tidur terlentang di atas sajadah yang terhampar di dalam masjid. Mendengkur.
Setengah jam kemudian aku pergi, beranjak bersama Hujan yang sudah reda.

Minggu berikutnya Bapak yang sama menyapaku di parkiran masjid itu, dengan senyum khasnya, menunggu selembar uang seribuan sebagai tanda terima kasih, aku serahkan sesuai dan semestinya, bapak itu mengucap terima kasih dan berlalu dengan pamit karena akan melanjutkan pekerjaannya menyapu halaman masjid.

Tukang parkir merangkap marbot masjid, pikirku.

“Kenapa Ndi? Daritadi gue lihat  lu ngelihatin Imam sholat Ashar itu aja, mirip seseorang yaa?” Cecep yang kebetulan sore ini sholat bersama Ku di masjid yang sama sukses memecahkan lamunanku.

“Ahh… Bukan apa-apa kok Cep, cuma masih belum percaya soal Bapak Imam sholat tadi” jawabku.
“Emang kenapa gitu Ndi?” Cecep semakin penasaran.

“Lu percaya gak? Imam sholat tadi itu tukang parkir lho di masjid ini, sebelumnya gue sudah 3 kali sholat di Masjid ini saat ashar tapi belum pernah lihat dia jadi Imam” jawabku menjelaskan ke Cecep.

“Salut euy.. Gue gak nyangka aja, kirain cuma Marbot doang” aku menambahkan.

“Hahhaa…. Kebiasaan jelek lu tuh, jangan menilai orang dari tampilannya bro…” Cecep menyindirku.

“Mungkinlah Cep…” Sahutku sambil menghela napas…

Astagfirullahaladzim..

Bandung, 03 April 2014


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s