Terima Kasih

“Terima kasih lho sebelumnya” kata seorang teman di laman bbm siang ini.
“Loh, buat apa? Kan belum ada diterima barangnya? belum perlu bilang terima kasih kan?” Jawabku.
Dia lalu menjawab “iya, terima kasih sebelum dan sesudahnya, perlu lho makasih itu!!”

Harusnya memang ucapan terima kasih itu sudah menjadi kebiasaan kita, sebagai makhluk sosial, manusia tidak lepas dari yg namanya interaksi dengan manusia lain. Dua kata yang sepertinya sepele, tapi jika kita terbiasa mengucapkannya, orang yg berasa di sekitar kita pun akan merasa nyaman berkomunikasi dengan kita.

Percaya gak?

Coba uji, teori yang aku tulis di atas dengan orang yang baru saja kalian kenal, misalnya, kalo anda seorang perokok, kemudian suatu saat anda akan perlu korek api untuk menyalakan rokok, pasti anda akan meminjam korek ke orang lain, dan setelahnya anda mengucapkan terima kasih, orang yang meminjamkan korek api itu akan tersenyum atau minimal menganggukkan kepala. Nah kalo tidak ada ucapan terima kasih dan anda menyerahkan korek api itu begitu saja, apa reaksinya?

Simpel sih. Tapi perlu dibiasakan.

Terima kasih Bu Dokter atas pengingatnya. 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s