Katakan Saja

Ini tentang rasa yang tersimpan dalam-dalam, mengkristal di wadah bernama suka. Kemudian kita sebut itu perasaan. Aku memilih untuk menyebutnya Perasaan Suka. Karena itu menggambarkan apa yang kelihatannya menyenangkan, aku kini menyimpannya di rak bernama hati. Tenang, hati itu sudah rapi, tak lagi berantakan.

Layaknya ketentuan alam, ada kala apa yang disimpan di dalam hati itu menjadi busuk jika tak segera dikeluarkan. Seperti benih tanaman yang ditakdirkan menjadi bibit. Seperti itu juga rasa ini harus aku pindahkan ke wadah yang lebih layak.

Maka pagi tadi, Aku katakan saja apa yang sudah bergemuruh di hati ini, agar kau tahu rasanya, aku tak mau gemuruh itu semakin berkecamuk jika ku tahan, tak mau juga gemuruh itu hilang jika ku abaikan.

Aku katakan, agar kau paham. Bahwa apa yang terjadi kini bukan menyiksaku, tapi malah membuatku bersemangat, terserah kau mau nikmati atau tidak. Aku tak perduli. Ku biarkan kau paham apa mau ku, dan aku tak perlu jawaban. Aku hanya mau kau tahu. Itu saja.

Maka.. Ku katakan saja.

Aku suka Kamu.

Dan, Aku menangkap reaksi tersipu dari wajahmu.

Kemudian Aku tahu, sebelah tanganku tak bertepuk sendiri.

ˆ⌣ˆ


2 thoughts on “Katakan Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s