“Gadis Gagu itu”

Pernah ke Bogor? Kota yg penuh angkot.
Atau setidaknya pernah tidak memperhatikan orang-orang yang menjadi calo angkot, yang kerjanya teriak-teriak manggilin penumpang untuk naik ke angkot yg sedang ngetem?

Ya itulah calo angkot, awalnya gue merasa jenis pekerjaan itu tentunya memiliki kualifikasi khusus, yaitu harus mampu berteriak lantang, memanggil penumpang, tapi anggapan itu terasa salah hari ini.

Setibanya gue dari Jakarta setelah dari kantor, gue berniat ke Botani Square, sedang ada janji dengan teman lama, berderet angkot 02,03,12,14 di tepi jalan depan stasiun, gue sih harus naik 03 untuk menuju Botani Square. Waktu gue pengen naik, di depan angkot itu berdiri seseorang, awalnya gue kira dia itu cowok karena perawakannya dari belakang mirip cowok, ternyata gue salah, itu cewek..yg boleh dikatakan kumal, sama sekali tidak bersih.

Ya itulah cewek yg bekerja sebagai calo angkot.

Awalnya gue kira dia akan berteriak-teriak lantang memanggil para calon penumpang, tp setelah gue naik angkot, kok dia ga bersuara yaa? Cuma pake bahasa isyarat tangan dan sesekali mengeluarkan suara seperti bergumam, nah lho….ternyata dia gagu.

Salut, itu kata pertama yg mungkin keluar dari gue kalo ditanya orang, tapi tidak ada orang sekeliling gue yg memperhatikan dia, masing-masing sibuk dengan urusannya sendiri, Gadis Gagu itu mementahkan kriteria gue soal calo angkot, dan akhirnya itulah potret kehidupan di kota, keras, jika tak beradaptasi dengan kerasnya, siap-siaplah jadi korban kekerasan orang lain.

Di atas angkot 03 menuju Botani Square.

Sekian.
See yaaa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s