“Bahagia Itu Sederhana, Katanya Sih”

Siang tadi gue pergi bareng ridho ke saung lelenya Deni, ceritanya ini jalan-jalan melanjutkan progress perjalanan 2 hari yg lalu. Setibanya disana Deni dan Kang Yus serta para ABK (Anak Buah Kolam) sedang mensortasi larva lele sebanyak 90 ribu ekor, bagaimana cara menghitungnya? Dengan sendok, 1 sendok itu sebanyak 650 ekor larva lele, darimana standarnya? Gue juga ga tau, hehe.

Tidak lama kemudian kami pergi ke saung depan, yang berada di tepi jalan, ada 60 unit kolam disana.

Nah, yg membuat bahagia adalah, banyaknya jajanan yg lewat di jalan depan saung tersebut, ada bakso, ada putu bambu, ada mie ayam, ada roti, ada es krim, ada susu. Macam-macamlah.

Perlahan perut pun mulai keroncongan,

Kalap….

Kami akhirnya mulai memanggil para penjual yg lewat, dasar memang rezekinya, dimulai dari tukang putu bambu, belum lagi habis putu bambu lewat lagi tukang mie ayam, aahh kenyang.

Hampir 1 jam kemudian, lapar kembali menyerang,

Kalap? Tidak juga…

Meskipun kemudian kami menyetop tukang es krim…

Haha, bahagia itu sederhana rupanya.

Itulah sekelumit cerita di saung hari ini.

Sekian.
See yaa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s