Tekad

Sempat terpuruk dalam kelamnya kegelapan…
Meronta dalam heningnya kesepian…
Takkah ini sudah ku sadari dari dulu?
Takkah ini sudah membayangi aku?
Sempat aku terdiam dalam kelamnya malam,
Bahkan menatap matahari pun aku enggan..

Silaunya mentari, kemilaunya mata bulatmu.
Memaksaku menyingkir dalam kelamnya kegelapan.

Tapi ku tau ini hanya sementara,
Perlahan mata ini mulai terbiasa akan kemilaumu,
Mata ini tidak lagi tersakiti akan silaunya mentari,
Ku tau ini hanya lecutan semangat dari mu,
Lecutan semangat untuk orang terkasihmu,

Dan kini aku pun berani menatap tegak,
Bertekad menaklukkan mu sekali lagi,
Menghantam keras tembok yang sedang kau bangun,
Guna menguji sejauh mana tekad ku,

Dan tekad ini takkan surut, karena mereka berkata : “sekali layar terkembang pantang surut langkah ke belakang”.

Tekad ku itu kau.
Kau tau itu.

Bogor, 11 Januari 2013
Di bawah desingan nyamuk


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s