Kebencian

Lama sudah tidak sharing tulisan, berhubung belum ada ide untuk menulis, maka sementara kita berbagi ilmu dari Para Guru dulu yaa..

Tulisan di bawah ini disadur atau istilah sekarang diCopas (copy paste) dari webnya Kakek Jamil Azzaini, beliau adalah seorang motivator yang terkenal dengan konsep SuksesMulia-nya.

Semoga bermanfaat buat kita semua dan selamat memahami tulisan.

»» Kebencian ««

Adakah orang yang Anda benci? Siapa dia? Bila ada itu manusiawi. Tetapi segeralah buang rasa benci itu. Mengapa? Karena rasa benci itu sangat merugikan. Ia seperti api yang membakar kayu. Ia seperti keburukan yang membakar kebaikan.

Apabila rasa benci kepada seseorang masih bersemayam dalam diri Anda, setidaknya ada tiga kerugian. Pertama, kebencian itu menutup kebaikan dan amal sholeh. Contohnya, ketika orang yang Anda benci memerlukan sesuatu, Anda enggan membantunya. Padahal sebenarnya Anda bisa membantunya karena memang Anda bisa atau punya sesuatu yang mereka perlukan. Apabila hal tersebut terjadi, Anda kehilangan peluang untuk berbuat amal sholeh yang bisa mendekatkan diri Anda kepada-Nya.

Kedua, kebencian itu menggerogoti kesehatan Anda. Ternyata sehat bukan hanya karena Anda rajin olah raga, olah makan dan istirahat yang cukup. Saya pernah berguru kepada pakar-pakar kesehatan, menurut mereka “penyakit hati” seperti dengki, egois, sombong, serakah, iri (dan tentu benci di dalamnya), itu bisa memicu timbulnya penyakit di dalam diri Anda.

Jadi, apabila Anda sudah rajin olah raga, sudah mengatur pola makan dan istirahat sudah cukup namun penyakit masih juga setia menemani hidup Anda, segera introspeksilah. Mungkin masih ada kebencian dan penyakit-penyakit hati lainnya yang bersemayam di dalam hati Anda. Bersihkanlah segera sebelum semakin kronis.

Ketiga, kebencian itu membuat hidup Anda gelisah. Anda akan selalu berusaha menghindar berjumpa dengan orang yang Anda benci. Saat jumpa dengan mereka, perasaan Anda sangat tak suka dan berharap segera berpisah. Saat orang yang Anda benci mendapatkan kebaikan, hati Anda pun marah dan gelisah. Kebencian itu menjauhkan kita dari ketenangan dan kebahagiaan.

Apakah kita tidak boleh memiliki rasa benci? Tentu boleh. Tapi gunakanlah rasa benci itu pada tempat yang tepat. Bencilah perbuatan dosa. Bencilah kemaksiatan. Bencilah perbuatan yang merusak dan merugikan orang lain dan lingkungan. Bencilah sesuatu yang menjauhkan cinta-Nya kepada kita.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s