Fenomena (Part 3 : Malam Tahun Baru )

Saat ini tidak mengikuti sesuatu yg lagi tren adalah suatu keanehan. Begitu dalil yg semakin diterima oleh masyarakat. Dan semakin kita menerima asupan informasi terutama dari media massa maka semakin kita terpaku pada doktrin itu.

Tapi,apakah dengan cara itu semua yg ngetren bisa dianggap benar?

Coba pikirkan kembali..

Tidak menyalakan petasan di malam tahun baru dianggap aneh..

Tidak meniup terompet di malam tahun baru dianggap asing..

Tidak mengikuti konvoy jalanan di malam tahun baru dianggap ga gaul..

Fenomena ini dianggap semakin wajar, padahal merupakan suatu yg menyedihkan. Salah satu harian Ibukota hari ini melansir bahwa permintaan kondom di malam tahun baru mengalami peningkatan drastis, pikirkan kembali inikah imbas dari perayaan malam tahun baru?

Pikirkan kembali….

Perayaan malam tahun baru dari segi ekonomi tentu menguntungkan bagi para pedagang terompet, penjual jagung bakar, penjual minuman khas seperti Bandrek, bajigur, dan bahkan miras, dan tentunya peningkatan pemasukan bagi para tukang parkir tak resmi. Berkah buat para pekerja informal yg hanya mendapat keuntungan mungkin hanya sekali setahun.

Tapi di sisi lain, perayaan malam tahun baru adalah peningkatan omset kondom, permintaan bubuk mesiu untuk bahan petasan, peningkatan nilai impor terhadap petasan dan kembang api, peningkatan gila-gilaan bagi bahan bakar kendaraan bermotor yg ironisnya masih disubidi pemerintah.

Selalu ada dua sisi mata uang dalam setiap peristiwa, tinggal kita semua menilai, menyaring dan mencerna mana yang baik buat kita.

Dan percayalah budaya perayaan malam tahun baru yg meski bukan budaya Bangsa Indonesia akan tetap bertahan hingga berpuluh tahun kemudian karena mereka yg merayakannya saat ini justru masih berusia muda, remaja-remaja yg mungkin hanya butuh hura-hura. Seperti yg saya lihat di Taman Kencana, Bogor dini hari ini.

Dengan kata lain, percayalah sekali lagi bahwa tidak semua yang lagi ngetren itu benar, termasuk pencitraan yg tiap hari kita temui di TV.

Pikirkan kembali, Renungkan, dan pilih yang menurut anda benar.

Sekian.
Taman Kencana.
1 Januari 2013

See yaa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s